Rabu, 03 Juni 2020

Kenapa Blog?

Kenapa Blog?

Baca judulnya jangan sambil emosi, ya!
Ada banyak platform menulis dan menyuarakan pendapat. Salah satunya adalah blog. Kayaknya aku bakal cerita banyak, siapin kopi dulu deh, atau kedipin mata dulu. Jadi, apa sih yang bikin aku suka main blog?



Tahun 2011 atau 2012 (maaf, lupa) di Laboratorium Komputer SMA-ku, tepatnya saat pelajaran TIK (Tekologi Informasi dan Komunikasi), untuk pertama kalinya aku tahu gimana caranya bikin blog sendiri. Ini saya harus berterima kasih sama guru TIK saya (Maaf, lupa namanya PakL). Sebelum aku kenal twitterinstagramLine, WA dan lain-lain. Saat itu aku tahunya facebook dan email. Dan tara! Blog mengubah hidupku.

Saat itu aku exited banget bikin blognya. Setelah diajari, blog yang udah aku bikn di sekolah aku lihat lagi di rumah. Aku isi, terus aku ubah-ubah gitu settingnya. Aku kasih widget lucu-lucu. Seru banget sampai lupa waktu.

Isi blognya? Karena aku suka nulis fiksi, tulisanku aku unggah ke blog. Terus, aku pengin ngisi sesuatu selain fiksi gitu, pengenya kayak top 7 apa gitu. Karena saat itu aku masih bayi, masih nggak takut sama yang namanya hak cipta, aku sering copast-copast karya orang. Atau aku kumpulin informasi dari banyak sumber, terus aku comot-comot dikit tanpa aku ubah redaksinya. Horor banget nggak, sih?

Musibah melanda. Komputer rusak dan handphone-ku tidak bisa digunakan buat gitu-gituan. Akhirnya aku nggak bisa lanjut nge-blog.

Lanjut...

Awal 2018, aku mulai aktif di media sosial. Tentunya aku udah punya instagram dong. Lihat teman-teman instagram banyak yang mereview buku di blog tuh, kan aku jadi pengen gitu juga. Apalagi, aku kan juga sudah bisa bikin blog yang sederhana, teringat masa lalu yang asik banget main blog. Jadi, aku pun comeback!

Kenapa Blog? Apa sih yang bikin aku suka sama blog?

Nge-blog itu seru. Seru? Seru banget malah. Seru dalam pandanganku, aku bisa berkreasi. Bisa otak-atik setting blog. Yang hurufnya gini, yang templatenya gitu, yang warnanya kayak begitu. Ya yang begitu-begitu.

Blog mengasah kreativitas. Tidak hanya kreativitas mengatur setting halaman blog, namun juga kontennya. Bisa curhat, cerita, berpuisi, bisa diskusi, lirik lagu, hingga membagi pengetahuan. Nah, ilmu kita jadi barokah, asal ikhlas lillahita’ala loh, ya. Hehehe. Dengan blog juga kita bisa tahu bahwa menulis itu juga harus hati-hati, alias nggak asal copast dan nggak bisa comot-comot gambar seenak udel sendiri. Belajar bikin tulisan yang bisa bikin orang lain tertarik baca blog kita.

Blog punya keunggulan lebih kece dari media sosial yang lain. Isi blog bisa panjang, jadi bisa ngoceh panjang. Kalau lagi bingung sama istilah A, B, C, atau mau cari benda E, F, G, nah biasanya kan larinya langsung ke browser, langsung ketik, nah hasil yang muncul kebanyakan adalah tulisan dari blog. Jadi, nge-blog bisa bantu orang-orang yang kesulitan di dunia nyata.

Tambah teman baru dan tantangan baru. Jujur ini yang bikin aku aktif nge-blog (iya? Perasaan nge-blog cuma pas ikut challenge aja) Hehehe iya sih, karena kalau ndak ada challenge, aku tuh nggak ada tantangan buat nulis (re: bingung mau bikin tulisan apa). Nah, tiap kali ada challenge nge-blog seru-seruan di Instagram, aku coba-coba ikut. Ujung-ujungnya dapat teman baru dong! Seperti challenge yang aku ikuti bulan kemarin yang digagas oleh Kak Ainhy (instagram). Terima kasih, Kak. Blogku jadi hidup kembali. 

Btw, tema tulisan ini adalah tema challenge bulan September, berhubung ada kesibukan yang lain, aku gagal unggah di bulan September. 

Jadi, teman-teman, kamu mau nge-blog juga?
Atau kamu mau joinan sama aku buat konten/tema nge-blog?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar